Dalam hidup dan kehidupan ini sungguh lucu dan sekaligus dilematis, bagaimana tidak…..kalo kita runut dan telaah sepanjang kita hidup selalu yang kita bingungkan adalah tentang diri kita sendiri dan diriNya…..
Diri kita , kita kebanyakan menutupi kelemahan kita dgn sebuah keegoisan pemikiran baik dalam bentuk argumentasi, persepsi, dan gambaran, bahkan kita mencari pembenaran untuk mendukung proses tersebut agar tercapai segala kepentingan atau tujuan kita walaupun dengan begitu kita tidak menjadi diri kita sendiri. Tetapi kebanyakan orang lebih senang menjadi orang lain dibanding menjadi diri sendiri……entah itu untuk tujuan apapun…..disinilah akhirnya yang bisa dimanfaatkan oleh orang lain untuk menjadikan celah untuk mengisi kekosongan ………
Disini kita terlihat sadar tetapi kita tidak sadar bahwa pikiran dan rasa kita mempengaruhi diri untuk jauh Dari Sang Diri…
Begitu kita di Lahirkan di dunia ini, belenggu jasad sudah melingkupi kita Dan begitu indahnya sampai-sampai kita memberikan apapun yang dia minta, bahkan kita merasa sadar dalam melakukannya…..padahal kesadaran tertinggi adalah bila kita bisa keluar Dari belenggu jasad…..sehingga sinar diriNya bisa meliputi dan menyinari mengalahkan sinar kelabu belenggu jasad.
Akal adalah pintu ego, Panca indera adalah pintu nafsu…..ini yang banyak kita lupakan, bahwa ternyata apa yang di berikan Tuhan kepada kita adalah sebuah rambu-rambu yang harus di waspadai Dan diingat selama kita di dunia yang penuh rasa ini…

Kiranya inilah tabir yang selama ini terselimuti yang membuat dunia penuh rasa ini berkuasa Dan bertahta dengan segala keindahannya yang membuat semua yang berjalan diatasnya terpana Dan merasa bisa berbuat segalanya tanpa menyadari kehadiran DiriNya dalam diri kita semua…..

Satmata, 27 juni 2011
Senin, pon, 15.40