Inspirasi

awal tanpa akhir

 

Bila kita menanam Padi pasti akan tumbuh padi walaupun akan tumbuh rumput2 penganggu di sekitarnya, tetapi bila kita menanam Rumput pastinya tidak akan tumbuh padi ….. hidup ini mudah dan singkat, cuma kadang kita sendiri yang tidak bisa menyikapinya secara bijaksana…

Kadang kita selalu melihat sesuatu yang besar dengan menomor duakan yang kecil karena seolah itu adalah hal yang sepele, padahal tanpa kita sadari, sesuatu yang dianggap kecil adalah merupakan  sebuah permulaan dari sesuatu yang besar….. semoga kita tidak pernah mengabaikan sekecil apapun sesuatu agar kita bisa memberikan sumbangsih yang besar nantinya untuk keselamatan dan kedamaian dunia.

Selalulah belajar dari segenap pori-pori kehidupan agar tiada yang kita abaikan … bahwa ternyata semua itu adalah sebuah kenikmatan yang telah di berikan Tuhan YME, asalkan kita mau memahami bagaimana cara menikmatinya …

1. Perencanaan………….

Tidak ada satupun dari sebuah perjalanan tanpa sebuah perencanaan dan tidak ada satupun dari sebuah kesuksesan tanpa adanya perencanaan……..bahkan mencari dan menemukan jodoh adalah bagian dari perencanaan, karena kita sudah me-reka2 bagaimana seandainya begini dan begitu, dan perencanaan memerlukan angan2 atau impian, bayangan sehingga otak kita bekerja maksimal untuk memperkirakan jalan mana yang dulu di tempuh, dan sekarang bagaimana memahami polanya sehingga nantinya segala kemungkinan yang terjadi adalah tidak terlalu melenceng dari perkiraan …..sekecil apapun itu musti direncanakan karena segala sesuatu pasti dimulai dari yg kecil

2. Be positif………menyikapi sisi buruk …

Semua orang selalu bisa menerima kalo sesuatu yang enak, atau menguntungkan terjadi pada dirinya………..tetapi apabila sebaliknya, apakah bisa di terima ???? Semua rencana, harapan, kebutuhan dan keinginan tidaklah selalu berjalan sesuai dengan yang kita inginkan, karena setiap harapan akan berbenturan dengan harapan yang lain, mulai dari cara memperoleh harapan tersebut, mengolahnya, mendapatkannya dan menyalurkannya…..semuanya berbeda, dan ini kadang tanpa di sadari membuat kita terbelenggu dalam pola yang kita buat sendiri …padahal yang terlihat buruk tidaklah seperti yang kita lihat, begitupun yang kita rasa, yang kita dengar…….semuanya kadang kita melihat dari yang enak2 saja, dan kita tidak menjadikannya itu sebuah pembelajaran atau hikmah yang mungkin di belakangan hari banyak sekali gunanya …..karena setiap kejadian pasti ada alasan, sebab akibat dan manfaatnya dan mulailah belajar menyikapinya ……kalo untuk yang muslim, kalo seandainya dapat sesuatu yang nggak enak, maukah kita selalu mengucap ” Alhamdulillaahirobbill’alamiin “…..

3. Keinginan dan Kebutuhan……..

Seolah sama padahal sangat berbeda…..

Keinginan adalah sebuah kehendak jangka menengah dan panjang yang kadang masih bisa di tunda, karena kebanyakan adalah lebih pada pencapaian kepuasan spesial, seperti cita2 dan tujuan akhir …..

Sedangkan Kebutuhan adalah kehendak jangka pendek yang memang harus dan wajib terpenuhi karena memang “butuh” artinya perhitungan waktu, uang, dan faktor lainnya sangat menunjangnya semisal adalah “hak & kewajiban”……bagaimana seseorang selalu tanpa sadar hampir setiap saat hanya berbicara membahas dan bahkan berdoa yang isinya adalah sebuah “tuntutan” …….tanpa menyadari apakah sudah melaksanakan kewajibannya atau belum, hanya karena faktor ” merasa “…yang dianggapnya hanya dia saja yang punya rasa, sedang orang lain tidak

4. Akal dan Panca indera…

Tidak bisa dipungkiri sebagian besar orang yang Pintar itu mempunyai sifat sombong dan keras kepala karena merasa super, orang Cerdas diikuti sifat licik, sabar dan bisa memainkan irama, dan dalam khasanah kehidupan tidak dikenal orang bodoh, pandir…karena semua manusia tercipta dengan dibekali otak dan indera sebagai tempat menangkap dan mengolah apapun yang di tangkapnya …..

Bagaimana seseorang memainkan akal dari penangkapan indera tersebutlah yang membuat setiap orang itu terasa berbeda, jadi keterbatasan dan kelebihan adalah tergantung dari sudut pandang mana kita melihatnya dan merasakannya … karena Tuhan selalu adil dan bijaksana dalam memberikan sesuatu pada makhlukNya … adanya kesempatan selalu ada dikala sesempit apapun kesempitan melanda, tinggal bagaimana kita bisa melihat, merasa, dan menyikapinya dengan mengambil dan memanfaatkan keadaan dan situasi itu tanpa harus menyalahkan siapapun dan apapun itu …. apalagi memakai Tuhan hanya untuk kepentingan sendiri, kelompok atau golongan ….karena Tuhan punya bersama bukan punya masing2, inilah permainan akal dan indera yang sangat menakutkan

5. Kehidupan adalah sebuah Perjalanan…..

Setiap perjalanan akan membutuhkan perjuangan dan pengorbanan untuk mencapainya, dan yang perlu disadari adalah bahwa ‘ dunia ini tidak akan berhenti berputar hanya untuk melihat kita menangis, bersedih, bahagia, sengsara, atau bercanda bahkan kaya atau miskin sekalipun ‘……..Sebuah kenyataan memang terkadang pahit dan getir untuk dirasakan, tetapi ini hanyalah sebuah ketertundaan untuk kita yang tetap mau berusaha dan berdoa, karena bila hanya berdoa saja, ini sama saja kita tidak menghargai Tuhan yang sudah meminjamkan kesempurnaanNya pada kita untuk menunjukkan kebesaran dan kehebatanNya …. dan bila hanya berusaha tanpa doa, sama saja kita tidak menyadari bahwa semua yang ada di jagad raya ini hanya berupa “pinjaman” semata…karena kalo ama Tuhan saja lupa apalagi ama yang lain…..


6. Sebuah…..keluhan vs keikhlasan…

Adalah wajar saja kadang kita mengeluh karena masih punya “rasa”, tetapi kadang dalam kita berdoa atau sembahyang, sholat, atau beribadah selalu kita tanpa sadari terucap entah dalam hati atau terucap di mulut tentang sebuah bahasa ketidak terimaan akan sesuatu yang kita alami atau orang lain alami ……

Sampai dimana sebebtulnya standar keihklasan itu…kadang orang menganggap adalah sebuah perihal kepasrahan tanpa usaha dan inilah yang membuat kadang orang terlalu sabar sehingga memperhatikan orang lain dan melupakan diri sendiri atau memberikan sesuatu dengan pamrih atau bahkan karena menganggap orang lain bersalah maka tidak perlu dibantu. Padahal ikhlas adalah sebuah kemurnian tanpa campuran bagaimana kita bertingkah laku, bertindak dengan batasan yang kita mampu untuk berbuat demi memberikan rasa selamat, keselamatan, menyelamatkan dan terselamatkan dengan didasarkan kebesaran cinta Ilahi…

7. Kaya & Sukses…serta Adil dan Bijaksana

Ini sudah menjadi keharusan …

karena bagaimana seseorang akan memberikan contoh, panutan dan bahkan harus membantu sesamanya, bagaimana bisa terjadi kalo dia sendiri tidak mempunyai sesuatu yang akan dia berikan… karena sudah merupakan kodrat manusia untuk menjadi pemimpin di bumi …

Dalam menjalani hidup ini memang di butuhkan 3 unsur untuk kita bisa berusaha dan 1 unsur sebagai pedoman agar manusia sadar akan tindakannya, yaitu ;

a. Akal pikiran ( otak/brain )

b. Tenaga ( power )

c. Uang ( money)

d. Hati ( heart )

Dengan memberdayakan salah satu unsur saja, asal di barengi dengan kerjanya hati maka semua akan bisa kita lalui dengan lapang dada dan selalu terkontrol dan memanfaatkan di jalan kebaikan yang tidak merugikan siapapun bahkan malah memberikan kebaikan, baik pada alam dan semua yang ada dialam ini

8. Kesadaran … melahirkan Kesabaran…

Tidak ada kesadaran berarti tidak akan melahirkan apa2…

Dengan sadar terhadap hakikat diri, akan membuat setiap manusia dapat berpikir tentang bagaimana membuat sesuatu yang baik dan lebih baik dan tidak memandang apa, siapa, dimana, kapan …

Seandainya Tuhan membeda2kan makhluknya mungkin kita boleh2 saja mengikuti seperti itu, tetapi Tuhan adalah Maha Adil, Bijaksana dan Sempurna, berarti tidak ada sedikit cacatpun didalamnya ……jadi pantaskah manusia sebagai makhluk yang paling sempurna berbuat sesuatu yang hina dan tercela padahal manusia di ciptakan agar sebagai pemimpin di bumi ini …pengertiannya adalah yang mau memimpin dirinya sendiri, memberi contoh, panutan dan mengayomi dan membimbing …… dan akhirnya berbagi pada sesama manusia, saling memberi saling menerima…bukan hanya memberi tidak pernah menerima, atau menerima terus tidak pernah memberi ….

9. Cermin diri … cermin kehidupan

Setiap hari, setiap saat selalu kita temui gambaran di sekitar kita, tetapi kadang kita tidak menyadarinya bahwa itu bisa sebagai bahan pembelajaran dan kadang cuek saja atau malah tanpa disadari karena hanya sebuah kepentingan kita malah membela yang salah…..bagaimana kadang kita mengasihani orang lain padahal mungkin harusnya sebaliknya, karena kadang kita memandang diri kita ini terlalu berlebih…sehingga yang lain kita anggap kurang …..

10. Menjadi sebuah Samudera…

Bagaimana sebuah samudera menjadi sebuah ajang muara yang menyeramkan kelihatannya…ada bangkai, tumpahnya minyak, berbagai kotoran, tetapi ada juga keindahan yang memang letaknya di kedalaman samudera tersebut, dan tanpa kita sadari di kedalaman itu suasananya lebih indah, tenang sedangkan di pinggir pantai biasanya hanya kotoran yang kita temui…….

Bagaimana sebuah samudera menjadi penetralisir …semuanya di terima dengan lapang dada, tanpa penolakan sedikitpun dan kemudian diolahnya sehingga bisa berguna untuk semua makhluk hidup yang memerlukannya, walau kadang kalo samudera sedang bergolak siapapun akan ngeri melihatnya dan berharap tidak akan terjadi apa2…tetapi ternyata sebegitu ganasnya tetapi samudera bisa memberikan penghidupan untuk semua makhluk yang membutuhkannya…..semua yang masuk kedalamnya akan tawar…dan ikut dalam hukum prosesnya dan diolahnya menjadi sebuah sesuatu yang berguna dan bermanfaat…

Bagaimana dari makhluk yang paling indah sampai ganas di tampungnya dan di berinya kehidupan, bahkan manusia yang kadang merugikannya juga tidak di gubrisnya malah banyak di bantunya …..Inilah seharusnya sebuah kehidupan …

11. Mengakui … dan Menerima

Sikap inilah yang selalu sulit sekali kita lakukan…..kebanyakan hanya di mulut saja tetapi ndak nyampe ke arah keikhlasan atau ketulusan, karena kadang kita mengakui hanya karena biar dilihat orang lain, jadi ada pamrihnya … padahal dengan sikap menerima dan mengakui ini kita bisa jadikan bentuk pembelajaran dan mulai menggapai kesadaran akan introspeksi ke kedalaman diri akan menyikapi sebuah masalah atau persoalan dan menyelesaikannya …

12. Menghadapi sebuah Kenyataan…

Sampai kapan kita akan lari, sampai dimana bisa dihindari … kadang kita merasa aman dengan berlari atau menghindarinya, padahal tanpa disadari, ini seperti bola salju yang setiap langkahnya menghimpun tenaga dan kekuatan penghancurnya semakin besar … jadi mumpung masih kecil mending diselesaikan dulu, daripada merusak buah lainnya

13. Menjadi Guru dan Murid buat diri sendiri…

Paling sulit dilakukan bahkan oleh guru sekalipun …
Jadi tidak ada manusia yang sempurna kecuali dia sudah menyadari siapa dirinya, karena hanya pemenanglah yang tau apa dan dimana kelemahannya sehingga dia bisa berbenah dan memberdayakannya dan bukan malah menutupinya sehingga membuatnya seolah tidak ada….

14. Selaras dan seimbang …

Semua dijagad raya ini mempunyai sifat ganda…..kecuali Sang Maha Pencipta hanya dia yang mempunyai sifat ganjil, makanya Dialah Yang Maha Esa…

Dari sifat ganda inilah semuanya berawal, sehingga semuanya ada sebab akibat, awal akhir, hulu hilir, lahir batin, hidup mati, baik buruk, besar kecil, kaya miskin, bahagia sengsara, tua muda, dll…….inilah keadaan di dunia yang serba relatif, semuanya ada batasan, sifatnya terbatas dan saling membatasi. Disinilah di butuhkan kesadaran dalam menyikapi perjalanan kehidupan, bahwa apapun yang kita lakukan haruslah seimbang, karena bagaimanapun jasad atau raga kita selalu menghendaki sesuatu didunia ini untuk hidupnya karena adanya hawa & nafsu yang menempel dalam raga, sedangkan kadang kita melupakan adanya ruh atau nyawa yang mesti juga di pelihara dan harus memancarkan sinar ilahiah Nya agar dapat membelenggu atau menundukkan kehendak raga agar langkahnya tidak membabi buta dan menimbulkan kesengsaraan nantinya.

Semuanya di dunia ini sudah tersedia dan tinggal menggunakan dan memanfaatkannya dengan benar dan baik, yang tujuannya adalah untuk kemaslahatan dan kebaikan untuk seluruh penghuni bumi, janganlah mengambil tanpa memberi, janganlah memberi tanpa menerima karena ini akan menimbulkan ketidak seimbangan dan pasti akan ber-efek negatif baik untuk diri sendiri maupun orang lain ……dulu Rasulullah Muhammad SAW Al Mustafa bersabda : ” Jangan engkau terlalu cinta pada sesuatu, siapa tahu lain waktu engkau akan di kecewakannya, dan janganlah engkau terlalu membenci sesuatu, siapa tahu di lain waktu engkau membutuhkannya “, segala sesuatunya letakkanlah sesuai tempatnya dan sesuai porsinya……Tuhan itu Maha Baik dan selalu Maha Pengasih dan Penyayang buktinya sampai sekarang tidak pernah ada manusia atau siapapun di dunia ini yang di ‘marahi’ oleh Nya……..malah selalu semuanya si kasih gratisan, walaupun tingkah lakunya selalu mengecewakan…..semua kerusakan yang ada di dunia adalah sebab dan akibat dari perbuatan dan tingkah laku manusia itu sendiri, dan bukan dari Tuhan …ini yang banyak tidak disadari oleh kita karena merasa selama ini Tuhan Maha Baik…

Salam Hangat

Satmata……… Jakarta, Senin pahing, 15 Desember 2008, 11.30

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s